Biogas Sebagai Energi Alternatif
Biogas Sebagai Energi Alternatif
Seperti kita ketahui bahwa energi yang kita pakai saat ini kebanyakan termasuk energi yang tidak dapat diperbaharui, minyak bumi, gas alam, batu bara. Energi ini semakin hari semakin berkurang jumlahnya seiring dengan pemakaian yang semakin banyak akibat perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini, oleh karena itu kita dituntut untuk mencari solusi energi yang dapat diperbaharui.
Pengertian
Salah satu energi yang dapat di perbaharui adalah energi biogas, seperti namanya kita pasti dapat menebak apa itu biogas, biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses fermentasi secara anaerob antara bakteri anaerob dan bakteri biogas dari sampah organik, gas ini jika kita bakar maka akan menghasilkan energi panas, dan gas ini sama dengan gas elpiji.
Pemanfaatan
Karena energi biogas ini sama dengan energi gas elpiji, maka biogas dapat kita
gunakan untuk memasak, menggerakkan mobil yang memakai bahan bakar gas, juga dapat menggerakkan turbin listrik untuk sekala rumah tangga seperti lampu, kipas angin, TV.
Jenis Reaktor biogas
Ada beberapa jenis reaktor biogas yang dikembangkan diantaranya adalah reaktor jenis kubah tetap (Fixed-dome), reaktor terapung (Floating drum), raktor jenis balon, jenis horizontal, jenis lubang tanah, jenis ferrocement.
1. Terapung (Floating Drum Type)
Tipe terapung dikembangkan di India yang terdiri atas sumur pencerna dan di
atasnya ditaruh drum terapung dari besi terbalik yang berfungsi untuk menampung gas yang dihasilkan oleh digester. Sumur dibangun dengan menggunakan bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat fondasi rumah, seperti pasir, batu bata, dan semen.
2. Kubah Tetap (Fixed-Dome Type)
Tipe ini sama dengan tipe terapung, yang membedakannya terletak pada kubah penampung gas, pada tipe ini letak kubah tetap, dan tidak bisa dipindah-pindah. Tipe ini dikembangkan di Cina, kekurangan dari tipe ini adalah seringnya terjadi kehilangan gas karena kontruksi kubahnya yang tetap.
By Karaiaceh

















Leave a Reply