Konfigurasi FreeNAS [Part 2]
Konfigurasi FreeNAS [Part 2]
Setelah pembahasan pertama mengenai system maka dalam pembahasan
berikutnya adalah Interface.
Part 2 ini akan membahas diantaranya :
Interface
a. Management.
b. LAN.
Disks
a. Management.
b. Format.
c. Mount Point
Interface
Pada gambar diatas kita bisa melihat management interface yang kita pakai, jika ada 2 atau lebih lancard yang dipasang pada FreeNAS Server, maka bagian tersebut akan menunjukkan jumlah dari lancard yang tepasang pada FreeNAS Server kita.
LAN
Pada bagian ini kita dapat melakukan konfigurasi Lancard, Type dari pengalamatan IP bisa menggunakan dhcp atau static. Pengisian IP Address dan Gateway yang akan dipakai Oleh FreeNAS Server bisa anda tentukan menggunakan IPv4 atau IPv6 itu sesuai dengan kondisi jaringan anda yang telah ada.
Disk.
Pada bagian Management ini kita dapat mengatur apa saja mengenai hard disk yang terpasang pada FreeNAS Server, Mode transfer yang akan dipakai bisa diatur menggunakan auto, PIO, WDMA, UDMA. Hard disk standby time ditentukan jika dalam beberapa waktu tidak ada akses ke Server, maka FreeNAS Server akan memerintahkan hard disk untuk standby. Advanced Power Management merupakan mode apa yang akan kita pakai jika hard disk telah standby. account level bisa anda tentukan sendiri.
Preformatted file system merupakan format hard disk yang kita pakai terdiri
dari UFS, FAT32, CD, NTFS, EXT2, Software RAID, encrypted.
iSCSI Inisiator akan kita pakai pada mode advance, yang akan kita bahas pada kesempatan yang akan datang, karena dalam hal ini kita membutuhkan software tambahan.
Software RAID, Encryption juga akan kita bahas pada kesempatan lainnya.
Pada bagian Format kita bisa memformat hardisk sesuai dengan kebutuhan kita, pemilihan file system juga dilakukan pada bagian ini, file system yang bisa digunakan adalah UFS, FAT32, EXT2, Software RAID.
Mount point, pemilihan disk yang akan digunakan, untuk partisi bisa anda gunakan EFI GPT yang merupakan patisi default dari FreeNAS Server. Pemberian nama dan deskripsi partisi juga pada bagian ini. Bagian Tool digunakan untuk mounting dan unmounting partisi, Fsck digunakan untuk mencheck kondisi partisi yang ada.
Bersambung …
bykaraiaceh
























Leave a Reply