1. Si dia meremas tangan dan kakinya. Ini adalah tanda fisik yang menunjukkan bahwa pria merasa terpuaskan. Kalau saat bercinta, Anda menemukan tanda ini pada diri suami, berikan waktu untuknya agar bisa sedikit meredakan kenikmatan supaya aktivitas seks Anda bertahan lebih lama.
2. Si dia ingin melakukannya lagi. Ketika merasa terpuaskan dengan aksi Anda, si dia takkan bisa melupakannya. Bahkan hanya dengan memikirkan aktivitas seks yang baru saja Anda dan dia lakukan, pasangan akan cepat terangsang dan memintanya lagi.
more…
Archive for the Category »Love n Sex «
Keberadaan G-spot selama ini masih sering diperdebatkan. Ada yang mengatakan G-spot betulan ada, namun tak sedikit pula yang mengatakan bahwa hal ini cuma mitos. Namun kini, Adam Ostrzenski, MD, PhD, dari Institute of Gynecology di St Petersburg, Florida, mengklaim bahwa dirinya telah menemukan keberadaan G-spot. Bahkan, ia mengetahui lokasi, ukuran, dan struktur nyata dari titik sensitif di tubuh wanita ini. Sayangnya, hasil penelitiannya diragukan peneliti lain.
1. Melon
Pada tipe pertama ini, wanita memiliki dada yang besar dengan bentuk bulat. Wanita tersebut memiliki jiwa petualang. Mereka hobi mencari resto yang menyediakan menu lezat, suka dikagumi dan dimanja. Namun saat bercinta, wanita dengan bentuk dada ini biasanya kurang aktif dan sangat pendiam.
2. Grapefruit
Sekilas, wanita dengan dada tipe ini terlihat seksi. Namun kenyataannya mereka adalah orang yang pemalu dan rumahan. Dia suka memanjakan pasangannya. Dalam urusan bercinta, mereka suka kelembutan.
Banyak yang beranggapan bahwa berhubungan seks setiap hari dapat membuat peluang kehamilan semakin besar. Padahal, ejakulasi terlalu sering justru bisa menurunkan volume sperma dan mengurangi kualitas kesuburan. Setidaknya beri jeda 3 hari agar Anda menjadi pejantan tangguh.
Ejakulasi (proses pengeluaran sperma) yang dilakukan terlalu sering bisa mengurangi jumlah dan volume sperma. Sebuah penelitian menunjukkan ejakulasi dua kali dalam sehari bisa menurunkan tingkat sperma 29 persen, sedangkan ejakulasi tiga kali sehari bisa menurunkan hingga 41 persen sperma.
Bila Anda ingin menjadi pria subur dan mempercepat kehamilan, setidaknya beri jeda selama 3 hari untuk melakukan ejakulasi, baik melalui masturbasi maupun hubungan badan.
Hal ini berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan testis untuk memproduksi sperma dan membuatnya cukup matang untuk membuahi sel telur wanita.
Pria yang sehat akan memproduksi 70-150 juta sperma per hari. Sperma ini terdapat dalam air mani yang mana rata-rata volume air mani normal yang dihasilkan pada ejakulasi adalah 2-5 ml (setengah sampai 1 sendok makan ukuran Inggris).
Sperma diproduksi di testis dan membutuhkan waktu selama 70 hari (10 minggu) untuk menjadi matang. Sperma yang matang ini bisa menunggu selama dua minggu di daerah yang disebut epididimis (waduk penyimpanan sperma), yang berada di atas testis, sebelum dapat meninggalkan tubuh dalam air mani selama ejakulasi, seperti dilansir Netdoctor, Kamis (22/9/2011).
Perkembangan sperma dimulai dari sel disebut spermatogonium. Spermatogonium membelah untuk menghasilkan spermatosit, yang kemudian berkembang menjadi spermatid. Spermatid mengembangkan ekornya dan sel secara bertahap untuk memperoleh kemampuan untuk bergerak. Spermatid akhirnya berkembang menjadi spermatozoa matang.
Proses ini memakan waktu sekitar 60 hari dan sperma kemudian butuh 10 sampai 14 hari lebih untuk melewati saluran dari masing-masing testis.
Selain mengurangi volume sperma dan kesuburan, terlalu sering ejakulasi juga bisa berdampak pada kesehatan.
Saat terjadi ejakulasi tubuh akan merangsang fungsi saraf parasimpatik. Namun bila stimulasi yang diterima terlalu banyak, maka tubuh akan menghasilkan hormon seks dan neurotransmitter seperti acethylcoline, dopamin dan serotonin secara berlebihan.
Terlalu banyak hormon dan neurotransmiter dapat menyebabkan kelenjar otak dan adrenalin melakukan konversi dopamin-norepinefrin-epinefrin secara berlebihan, yang akan menyebabkan otak dan fungsi tubuh yang sangat simpatik. Ejakulasi terlalu sering akan menyebabkan perubahan besar pada kimia tubuh.
Meskipun ejakulasi dianggap sebagai perilaku seksual yang sehat, tapi bila dipraktikkan terlalu sering dapat menyebabkan ketidakseimbangan psikologis dan fisiologis.
Perubahan kimia dalam itu tubuh akan menyebabkan efek samping sebagai berikut, seperti dilansir hbbase:
- Kelelahan
- Sakit punggung bagian bawah
- Rambut rontok atau penipisan rambut
- Ereksi lemah
- Ejakulasi dini
- Mata atau penglihatan kabur
- Selangkangan atau testis sakit
- Nyeri di rongga panggul
- Depresi
- Masalah memori
Bagi pria dewasa di atas usia 30 tahun, sebaiknya lakukan ejakulasi 2 kali seminggu dan pria di atas usia 50 tahun setidaknya seminggu sekali. Untuk pria muda 2 sampai 3 kali sehari mungkin akan baik-baik saja. Tapi ini bukanlah aturan, hanya pedoman menurut pengamatan ilmiah modern.
Kita semua tahu, hubungan seks bisa memberi beberapa dampak positif bagi kesehatan tubuh. Menyehatkan jantung serta menghilangkan stres, adalah dua di antara banyak manfaat yang didapat dengan bercinta.
Tapi seks juga memberi manfaat khusus bagi kesehatan wanita. Hasil studi dalam The Journal of Sexual Medicine yang dilansir Askmen mengungkapkan, wanita yang bercinta kurang dari dua kali sebulan, lebih sering sakit dibandingkan mereka yang mendapat orgasme secara teratur.
Hasil penelitian ini pun diperkuat dengan studi yang dilakukan para peneliti dari Women’s Health Program di Monash University, Australia. Mereka menemukan bahwa wanita yang mencapai klimaks setiap kali bercinta punya lebih banyak energi, jarang sakit, kesehatan mental lebih baik dan fisik yang lebih menarik.
Namun perlu digarisbawahi, efek positif ini hanya terjadi pada wanita yang berhasil mencapai klimaks saat bercinta. Penelitian tersebut menjelaskan, meskipun telah rutin bercinta namun jarang mendapatkan orgasme, pengaruhnya tidak terlalu besar terhadap peningkatan kesehatan wanita.
Orgasme, memang bukan sesuatu yang mudah didapat setiap pasangan yang bercinta. Momen itu terkadang tidak bisa diprediksi. Orgasme bisa datang dengan cepat, namun bisa juga butuh waktu lama. Secara ilmiah, idealnya orgasme bisa didapatkan 7-13 menit setelah penetrasi seks. Tapi jika Anda termasuk wanita yang sulit mencapai orgasme saat berhubungan intim dengan suami, ada beberapa cara untuk mengatasinya.
1. Rileks
Kebanyakan wanita merasa tegang saat bercinta. Padahal jika otot dan tubuh kita menegang, akan menyulitkan Anda mencapai klimaks. Seperti dikutip dari The Sun, penelitian di Belanda menemukan bahwa wanita hanya bisa mencapai klimaks saat tidak ada kekhawatiran dalam dirinya.
Cobalah tenangkan diri dulu beberapa menit sebelum bercinta. Tarik napas dalam-dalam dan membuangnya secara perlahan, bisa membantu Anda lebih rileks. Jangan pikirkan hal-hal yang malah membuat Anda stres.
2. Foreplay
Foreplay merupakan tahapan yang tak kalah penting dari kegiatan bercinta itu sendiri. Dilansir askdanandjennifer, foreplay adalah salah satu cara ampuh untuk mendapatkan orgasme dengan cepat.
Melakukan penetrasi saat Anda belum 100% merasa bergairah bisa membuat Anda semakin sulit orgasme. Ada banyak teknik foreplay yang bisa dilakukan, salah satu yang paling efektif adalah lewat stimulasi klitoris. Menurut pakar seks, 95% wanita mencapai klimaks setelah mendapat stimulasi klitoris.
3. Variasikan Jadwal Bercinta
Bercinta setelah seharian bekerja dan mengurus anak serta suami, kemungkinan besar jika Anda melakukan hal itu yang akan terjadi adalah sulitnya mencapai orgasme. Kelelahan adalah salah satu faktor yang paling disebut sebagai pembunuh gairah.
Jadi ketimbang bercinta di malam hari setelah Anda lelah seharian bekerja, kenapa tidak mencoba jadwal baru. Tidak ada salahnya melakukan seks kilat dengan pasangan di pagi hari. Saat bangun pagi, tubuh biasanya sudah lebih rileks. Kegiatan tersebut tak hanya jadi pengalaman baru, tapi Anda pun bisa mendapatkan senyum cerah sepanjang hari karena seks terbukti sebagai salah satu cara melepas hormon oksitosin (hormon kebahagiaan).
4. Tentukan Batas Kenikmatan Bercinta
Bercinta karena ingin segera merasakan orgasme terkadang membuat wanita tak sabar. Padahal batas kenikmatan tiap-tiap orang berbeda. Temukan batas kenikmatan Anda sendiri, sehingga Anda bisa mempersiapkan diri untuk mencapai orgasme itu secara maksimal.
5. Senam kegel
Elastisitas Miss V akan berkurang seiring berjalannya waktu. Agar otot di sekitar vagina tidak kendur, tak ada salahnya untuk melakukan senam kegel secara rutin. Otot kencang di sekitar Miss V akan membuat Anda lebih mudah mencapai orgasme.
Sumber : wolipop
Sejumlah peneliti dari Rutgers University, New Jersey, Amerika Serikat, memublikasikan hasil studi terbaru tentang hubungan orgasme dengan rangsangan di otak perempuan.
Pada Agustus lalu, para ilmuwan berhasil memetakan otak erotis perempuan dengan meminta peserta penelitian merangsang diri mereka sendiri sambil dihubungkan ke mesin FMRI yang memonitor aktivitas otak mereka.
Blog kesehatan Time menjelaskan bahwa perempuan diperintahkan untuk merangsang klitoris mereka, vagina, dan leher rahim secara manual atau dengan menggunakan mainan seks (seks toy). Sebagai bagian kontrol, peneliti juga memetakan daerah otak yang diaktivasi oleh sensasi dari tangan, kaki, dan puting susu.
Para peneliti kemudian mempelajari area otak yang mencerminkan peningkatan aktivitas selama rangsangan. Menariknya, stimulai puting menyebabkan aktivitas di daerah otak yang berhubungan dengan dada serta area otak ‘ terbakar’ ketika alat kelamin dirangsang.
Para ilmuwan juga menemukan bahwa aktivitas rangsangan klitoral dan vaginal menyebabkan aktivitas di bagian-bagian berbeda pada otak. Ditemukan pula bahwa bagian otak yang sesuai dengan rangsangan kaki berada di sebelah kanan wilayah otak yang berhubungan dengan sensasi genital.
Foreplay memegang peran penting dalam menentukan kualitas hubungan intim. Perempuan umumnya butuh waktu foreplay lebih lama dibandingkan pria sampai ia merasa nyaman dan terangsang hingga benar-benar siap secara seksual. Yang dilakukan pasangan saat foreplay akan menentukan relasi seksual bakal memuaskan atau tidak bagi kedua belah pihak.
Perlu diingat, kulit di sekujur tubuh menanti untuk dijadikan sarana eksplorasi seksual yang tiada batasnya, lho. Selain itu, otak juga merupakan organ seksual yang amat potensial. Maka, Anda amat disarankan untuk berbagi pengalaman “liar” atau ngobrol seputar hal-hal yang bisa membangkitkan gairah seksual selama foreplay.
Waktu ideal yang dibutuhkan untuk sesi pemanasan ini sangat bervariasi antara pria dan wanita. Pria memang hanya butuh waktu sebentar untuk foreplay, karena mereka sangat mudah distimulasi. Hal ini disebabkan pria bisa dengan mudah berhubungan intim tanpa mengalami gairah seksual di seluruh tubuhnya. Dengan kata lain, mereka hanya membutuhkan stimulasi pada area genitalnya saja.
Di lain pihak, perempuan harus merasa benar-benar terangsang sampai mereka siap untuk melakukan penetrasi seksual. Boleh dikatakan, perempuan membutuhkan foreplay 10 kali lebih banyak daripada pria. Tidak ada kata “terlalu lama” untuk kaum perempuan. Bila dirata-rata, perempuan butuh waktu paling tidak 20 menit untuk benar-benar turn on dan siap melanjutkan ke sesi berikutnya.
Meskipun membutuhkan foreplay untuk alasan yang sangat berbeda, pria dan wanita mampu saling melengkapi selama sesi pemanasan ini. Bagi kaum wanita, inilah kesempatan untuk memberitahukan pada pasangan betapa mereka sangat membutuhkan sentuhan. Semakin lama waktu yang digunakan pria dan wanita untuk foreplay, semakin intens orgasme yang akan mereka alami. Sebab, perempuan akan merasakan area genitalnya semakin mampu menerima rangsangan, yang akan menghasilkan orgasme lebih dahsyat.
1. Pressure Orgasms
Menurut Dodson, oragsme tipe ini terjadi dari stimulasi tidak langsung, tanpa adanya sentuhan. Seseorang mendapatkan orgasme ini melalui tekanan (dengan menekankan diri pada sesuatu).
Dodson menghubungkan orgasme ini dengan pengalaman di masa anak-anak. Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics pada 2005, menstimulasi diri ini umumnya ditemukan pada anak-anak perempuan. Cara tersebut bisa saja terbawa sampai mereka dewasa.
2. Tension Orgasms
Orgasme tipe kedua ini terjadi karena stimulasi langsung dan intens. Dodson menganggap orgasme tipe ini lah yang paling umum karena terjadinya cepat dan tiba-tiba.
Dodson mengungkapkan ejakulasi dini yang dialami pria adalah hasil dari mereka belajar bagaimana merasa bergairah dan orgasme dengan cepat. Pada wanita, pengalaman orgasme yang terjadi terlalu dini juga bisa membuat mereka mengalami orgasme ini. Wanita yang bukunya ‘Sex for One’ sudah terjual lebih dari 1 juta kopi itu pun menyarankan pada pria maupun wanita, mencoba mendapatkan orgasme dengan cara berbeda dari tension orgasms.
3. Relaxation Orgasms
Dodson menjelaskan orgasme tipe ketiga ini terjadi bukan dari stimulasi yang terjadi secara intens. Orgasme tipe ini didapat dari perasaan yang sangat rileks saat seseorang mendapatkan stimulasi seksual. Saat tubuh merasa rileks, otot-otot pun mengalami hal serupa dan akhirnya terjadilah orgasme tipe ketiga ini.
4. Combination Orgasms
Idealnya orgasme merupakan sebuah proses yang bertahap. Apalagi jika Anda dan pasangan bisa bercinta cukup lama, Anda atau pasangan bisa merasakan hal yang luar biasa ketika orgasme itu terjadi.
Dalam pandangan Dodson sendiri, orgasme itu terjadi setelah ada beberapa aksi yaitu: stimulasi klitoris, stimulasi vagina, kontraksi otot PC, penekanan pada bagian panggul, dan bernapas dengan kencang.
5. Multiple Orgasms
Baik pria maupun wanita bisa mendapatkan multiple orgasms. Namun menurut Dodson, orang-orang sering salah menilai tentang perasaan senang luar biasa yang didapat setelah orgasme ‘dahsyat’. Perasaan luar biasa itu kerap diartikan sebagai orgasme juga.
Padahal orgasme berkali-kali yang sebenarnya didapat hanya dalam satu kali bercinta atau setelah orgasme sebelumnya selesai. Orgasme wanita yang paling banyak dicatat oleh terapis seks Dr William Hartman dan Marilyn Fithia sebanyak 134 kali. Dalam satu jam, wanita itu mampu orgasme sampai 134 kali. Setidaknya, wanita tersebut orgasme lebih dari dua kali per menit.
6. G-spot Orgasms
Orgasme ini didapat jika g-spot terstimulasi. Banyak wanita yang mengatakan kalau mereka merasakan perbedaan saat mendapatkan g-spot orgasms dibandingkan dengan tipe orgasme lainnya.
7. Fantasy Orgasms
Wanita dan pria sama-sama bisa mendapatkan orgasme tanpa harus berhubungan intim. Orgasme yang terjadi itu bisa dikategorikan ke dalam fantasy orgasms jika mereka memang berfantasi saat melakukannya. Menurut Dodson, orgasme bisa terjadi selama ada stimulasi klitoris.
Sumber : wolipop.com
Untuk urusan sex tentunya kita akan mencoba segala hal agar kebutuhan tersebut tetap berjalan dengan lancar. Obat-obatan, olah raga, liburan, dan lainnya akan dengan senang hati kita kejar.
Beberapa suplemen herbal yang paling banyak dicari untuk meningkatkan gairah seks adalah:
1. Ginseng
Ada beberapa jenis ginseng, dua di antaranya adalah ginseng Siberia, yang kadang-kadang digunakan sebagai afrodisiak (zat perangsang) dan ginseng merah Korea atau Asia yang digunakan dalam pengobatan tradisional China dan hasil penelitiannya masih jarang.
“Ginseng, seperti banyak herbal lainnya diperkirakan membantu tubuh membuat lebih banyak oksida nitrat seperti halnya Viagra. Beberapa penelitian menunjukkan efek ginseng dan orang-orang melihatnya sebagai alternatif untuk Viagra. Tapi itu tidak akan seefektif Viagra, Levitra atau Cialis,” kata Saigal.
Sementara menurut Hutcherson, ginseng juga bagus untuk membantu kaum wanita. Ginseng memberi energi dan dapat meningkatkan suasana hati dan cocok untuk yang seks membutuhkan energi dan daya tahan.
2. Black Cohosh (tanaman liar mirip semak yang berwarna hijau)
Dulu, Black Cohosh digunakan untuk mengobati arthritis (rematik), nyeri otot dan secara tradisional digunakan untuk mengatasi keluhan perempuan. Saat ini, Black cohosh dipasarkan untuk mengobati hot flashes (rasa panas akibat perubahan hormon), berkeringat di malam hari, kekeringan vagina, sindrom pramenstruasi, dan gejala menopause lainnya.
“Black cohosh memiliki kandungan yang menyerupai estrogen dan meningkatkan aliran darah ke panggul yang meningkatkan gairah dan respons stimulasi seksual. Aliran darah ini berarti lebih banyak pelumas dan itu bagus untuk seks,” kata Hutcherson.
3. Chasteberry
Chasteberry merupakan tanaman asli wilayah Mediterania dan Asia Barat dan telah disetujui di Jerman untuk mengatasi masalah pramenstruasi dan menstruasi. Chasteberry dapat meningkatkan hasrat seksual dengan meningkatkan hormon kimia otak, progesteron dan dopamin. Chasteberry juga menurunkan prolaktin yang mengganggu hasrat seksual.
4. L-Arginine (Arginine)
Arginine merupakan asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk bermacam fungsi, salah satunya adalau untuk meningkatkan imunitas. Arginin juga digunakan tubuh untuk memproduksi oksida nitrat, mirip dengan cara kerja Viagra.
Penelitian menemukan bahwa Arginin dapat meningkatkan aliran darah ke penis. Suatu penelitian menunjukkan hasil yang lebih baik ketika L-arginin, glutamat dan yohimbine digabungkan.
Yohimbine sendiri disetujui di Amerika Serikat sebagai terapi obat untuk disfungsi ereksi (DE), namun seberapa banyak efek itu disebabkan oleh arginin masih belum diketahui.
Studi lain menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam fungsi seksual ketika dosis rendah (500 mg tiga kali sehari) L-arginin dan pycnogenol digabungkan, tetapi tidak jika L-arginin digunakan sendiri. Dosis yang lebih tinggi, sekitar 5 gram per hari mungkin diperlukan untuk L-arginin agar dapat bekerja dengan sendirinya.
Arginine umumnya aman, meskipun mungkin ada interaksi obat terutama dengan obat tekanan darah tinggi. Selain itu, pria yang menggunakan Cialis, Levitra, Viagra atau nitrogliserin (nitrat) untuk nyeri dada (angina) harus berhati-hati karena menggabungkan bahan-bahan tersebut dengan L-arginin dapat menyebabkan penurunan yang serius pada tekanan darah.
“Ini sesuatu yang patut dicoba. Jika dapat bekerja untuk arteri, mungkin juga bisa membantu arteri jantung juga. Pria dengan penyakit jantung dapat mengambil manfaat dari mengkonsumsi arginin,” kata Saigal.
5. Ginkgo
Ginkgo telah digunakan dalam pengobatan tradisional China selama ribuan tahun. Ekstrak daun Ginkgo saat ini digunakan untuk meningkatkan kekuatan mental, membantu Alzheimer, dan mengobati tinnitus, asma, kelelahan, dan disfungsi seksual. Beberapa studi menunjukkan bahwa ginkgo meningkatkan efek oksida nitrat yang memungkinkan aliran darah yang lebih baik ke penis.
“Ginkgo adalah salah satu herbal yang cukup populer. “Masalahnya adalah tidak ada data yang cukup banyak mengenai ginkgo untuk fungsi seksual,” kata Saigal. Ginkgo diperkirakan efektif membantu pria dengan disfungsi seksual terkait dengan penggunaan antidepresan.
6. Yohimbe
Yohimbe berasal dari kulit pohon yohimbe, tanaman asli Afrika dan secara tradisional digunakan sebagai afrodisiak (zat perangsang). Saat ini, ekstrak Yohimbe telah terbukti cukup efektif dalam mengobati disfungsi ereksi (DE).
Yohimbe dapat meningkatkan ereksi dan libido, karena memiliki beberapa efek pada otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa yohimbe dapat membantu DE pada pria melebihi antidepresan serta jenis lainnya, meskipun penelitian di bidang ini terbatas. Yang perlu diperhatikan, beberapa ekstrak kulit kayu Yohimbe mungkin tidak mengandung banyak Yohimbine.
Banyak suplemen menggunakan nama yang terdengar seperti Yohimbe tetapi sebenarnya tidak. Lihatlah label konten, pastikan itu dari pohon Yohimbe. Juga carilah nama bahan aktif Yohimbine atau hidroklorida yohimbine. Pada beberapa orang, yohimbine dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, sakit perut, kecemasan atau masalah psikologis lainnya. Gunakan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk penyedia layanan kesehatan Anda.
7. Maca
Maca adalah sayuran asli Peru yang secara tradisional digunakan sebagai afrodisiak. “Telah ada penelitian menggunakan tikus, tapi studi untuk mendukung penggunaannya sangat terbatas. Tapi karena ini sayuran, Maca tidak akan membahayakan Anda.” kata Saigal.
8. Pycnogenol
Pycnogenol adalah ekstrak kulit pinus laut dari Perancis. Pycnogenol diyakini membantu melindungi pembuluh darah dan meningkatkan produksi oksida nitrat, mirip dengan L-arginin, yohimbe, ginkgo, dan ginseng. “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakai L-arginin dan pycnogenol bersamaan meningkatkan produksi oksida nitrat,” kata Saigal.
9. ArginMax
Jika pasien wanita tertarik pada tumbuh-tumbuhan, Hutcherson menyarankan untuk menggunakan ArginMax. ArginMax merupakan kombinasi Panax ginseng, L-arginin, ginkgo biloba, damiana, multivitamin, dan mineral. Dua penelitian klinis yang besar menemukan bahwa fungsi seksual meningkat pada wanita menopause dan lainnya dengan hasrat seksual rendah dengan mengkonsumsi ArginMax
10. Zestra
Zestra, campuran minyak dan ekstrak botani, dirancang untuk meningkatkan gairah seksual, gairah, kesenangan, dan kepuasan wanita bila digunakan pada alat kelamin perempuan.
Bahan Zestra termasuk minyak biji borage (tanaman perdu dari Eropa), minyak evening primrose, angelica ekstrak, ekstrak Coleus, vitamin C, dan vitamin E. Dalam sebuah penelitian, Zestra terbukti dapat meningkatkan sensasi seksual, gairah, kesenangan, dan kepuasan pada wanita normal dan wanita yang bermasalah dengan gairahnya.
“Gosokkan pada klitoris untuk meningkatkan aliran darah. Tapi saya tidak tahu apakah karena itu Zestra yang bekerja atau karena mereka menggosok klitoris,” kata ,” kata Hutcherson.
11. Vitamin E
Minyak Vitamin E bila dipakai untuk vagina dapat membantu meningkatkan pelumasan. “Ini sangat efektif,” kata Hutcherson.
12. Purwaceng
Purwaceng adalah tanaman legendaris yang dijadikan obat kuat oleh para raja atau kalangan istana di daerah Jawa. Purwaceng adalah Pimpinella pruatjan (alpina). Pertama kali ditemukan di pegunungan Alpen, Swiss dengan ketinggian 2000-3000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini dikenal juga dengan nama lain Suripandak abang (pegunungan Lyang, Jawa Timur) dan Gebangan Depok (Gunung Tengger).
Akar purwaceng mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosidiak, yaitu khasiat obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina. Purwaceng diklaim dapat meningkatkan gairah seks, meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan jumlah spermatozoid.


